Latest Entries »

man on fire

Film ini mengisahkan tentang Creasy (Danzel Washington) dan Pita (Dakota Fanning). Yang sudah serign nonton filmnya Daniel Washington pasti sudah tahu bagai mana akting aktor ini.
Danzel Washington harus beradu akting dengan salah satu artis cantik Radha Mitchell sebagai ”Lisa” dan Christoper Walken yg mana beliau adalah salah satu aktor senior Hoollywood yg sama kualitasnya.

Ini tentang sedikit ulasan tentang film Man On Fire.

 

Creasy adalah mantan CIA yg bermasalah dengan minum minuman keras. Setelah berhenti dari pekerjaannya dulu sebagain agen prefesional CIA, kini yg tersisa dari pria ini adalah insting meliternya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya akhirnya Creasy harus terpaksa menerima pekerjaan dari rekannya dulu sebagai bodyguar anak berusia 9 tahun. Mengingat pada masa itu warga Mexico resah dengan berbagi aksi kriminal dan salah satunya adalah penculikan yg dilakukan oleh mafia Mexico saat itu.

Awalnya Pita tidak terbiasa dengan asuhan Creasy yg keras, namun keduanya akhirnya mampu memahami kreakter dan sikap masing masing. Beberapa saat lamanya Creasy mencoba memahami gadis kecil itu. Mulai dari mengajari berenang hingga berbagi ceritamengenai kehidupan masing masing dan merayakan seuah kemenangan dalam perlombaan renang, yg dimenangi oleh Pita.

Tanpa di sadari oleh Creasy ternyata gadis kecil itu mulai menyukai dan nyaman dengan pertemanan mereka. Begitu juga dengan Creasy, ia mulai mengurangi kebiasannya yg suka dengan minuman keras dan mengawali hidup baru dengan mengasuh dan mengawal anak kecil tersebut. Ketika Creasy mulai menyayangi Pita, kawanan penculik mulai beraksi dan Pita menjadi salah satu korban penculikan tersebut. Walaupun Creasy sekuat tenaga mengawalnya namun tetap saja kejadian itu tidak bisa di tangani dengan baik.

Disinilah mulai emisional dari film ini. Creasy bersumpah untuk membebaskan dan mendapatkan Pita kembali hidup hidup pada keluarganya. Creasy seakan berubah kreakter menajdi kejam dan bengis seperti waktu dia masih menjadi agen CIA.

Walaupun film ini sudah basi dan sering di tayangi oleh tv-tv nasional, dan keluaran 2004 tapi film ini layak untuk di tonton.
Ane kasih agan agan link untuk nonton film ini.

  http://www.sockshare.com/file/CF455583B16E1395

SELAMT MENONTON🙂

Suatau hari Nabi Ibrahim As  mengunjungi putranya Nabi Ismail As yg tinggal di semenanjung Arab. Namun Nabi Ismail As tidak berada di rumah dan Nabi Ibrahim As hanya mendapati istrinya Ismail As. Dan istrinya Ismail As tidak mengetahui bahwa yg datang adalah nabi Ibrahim As.

Nabi Ibrahim pun bertanya tentang keadaan dan kehidupan mereka. Lalu istrinya Ismail As mengadu tentang kesulitan dan kesusahan hidup yg mereka alami.

Setelah mendaengarkan keluh kesah istri Ismail As, beliu pun pulang dan hanya menitipkan pesan untuk putranya lewat istrinya itu, Nabi Ibrahim berkata kepadanya. ”Katakan kepada suami mu untuk mengganti daun pintu rumahnya”.

Ketikan Ismail As datang, istrinya menceritakan bahwa ada seorang tamu datang kerumah mereka dan menitipkan sebuah pesan kepada suaminya. Nabi Ismail As langsung mengerti siapa yg datang dan paham dengan apa yg dikatakan tamu tersebut. Kemudian Nabi Ismail As berkata. ” Itu adalah ayahku dan ia memerintahkan aku agar meninggalkan mu, kembalilah engkau kepada keluarga mu. ”

Kemudian Nabi Ismail As menikah kembali dengan istri kedua. Pada suatu kesempatan Nabi Ibrahim As datang kembali mengunjungi putranya, dan saat berkunjung ternyata Ismail juga sedang tidak ada dirumah, dan hanya menumui istri Nabi Ismail As yg kedua.

Lalu beliau pun menanyakan tentang kehidupan, juga keadaannya bersama Nabi Ismail As seperti beliau tanyakan kepada istri pertama Nabi Ismail As. Istri Nabi Ismail As ini menceritakan bahwa kehidupannya baik-baik saja dan banyak di karuniai nikmat. Mendengar jawaban ini Nabi Ibrahim As pun merasa puasa dan menganggap bahwa istri Nabi Ismail As yg sekarang cocok untuk putranya.

Dari kisah ini dapat diambil sebuah pelajaran untuk para istri bahwa seorang istri yg soleha adalah istri yg tidak mudah menceritakan kesulitan hidup keluarganya kepada orang lain. Dan seorang istri yg baik adalah yg selalu bersyukur atas nikmat yg de berikan oleh ALLAH SWT dan selalu mengabarkan kebaikan mengenai kehidupan dan keluarganya.

Intinya adalah hendaknya lebih banyak mengingat karunia yg diterima. Walau tidak bergelimang harta, tetapi masih memiliki nikmat kesehatan, masih bisa makan, masih bisa tidur nyenyak, dan masih banyak hal lainnya yg perlu di syukuri.

Dan sebaliknya istri yg selalu mencertakan kesulitan yg dialaminya adalah tanda tidak mau bersyukur atas nikmat ALLAH SWT. Sesungguhnya ALLAH SWT menguji hamba-NYA dengan berbagai kesulitan, dan hendak ,mengtahui mana hamba-NYA yg selalu bersyukur dan mana hamba-NYA selalu ingkar.

Nabi Ibrahim As telah menyiapkan Nabi Ismail As untuk mengemban tugas sangat besar yg membutuhkan kerja keras. Dengan begitu, tugas tersebut akan menyita seluruh kenyamanan hidup dan juga waktunya terhadap dirinya dan keluarganya.

Kedatangan Nabi Ibrahim mendatangin Ismail As adalah untuk menyampaikan perintah ALLAH SWT untuk membangun Baitullah (Rumah ALLAH) dan menanyakan apakah Ismail As mau membantunya atau tidak. Tentu saja Nabi Ismail As mau membantu ayahnya, dan di mulailah pendirian pondasi Ka’abah dari batu-batuan yg ada di muka bumi.

Ciri-ciri Wanita Sholehah

* Aqidah *

Seorang wanita akan terbentuk menjadi istri sholeha h dengan landasan aqidah. Hal ini terlihat dari kualitas dan kuantitas ibadah yg di kerjakan wanita tersebut. Ibadah yg dimaksud disini, baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah.
Seorang istri tersebut hendaknya menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan konsisten, jika ingin menjadi istri yg sholehah. Keikhlasan dan Konsisten tersebut harus tertanam dalam hati saat beribadah, baik melakukannya dalam keramaian ataupun kesendirian.
Landasan aqidah yg kuat menjadi dasar pokok bagi setiap manusia yg ada di muka bumi ini. Hal ini dikarenakan, kuat tidaknya aqidah. Bagi seorang wanita aqidah yg paling terpenting adalah dalam menjaga auratnya. Sepereti diketahui dalam islam menutup aurat itu hukumnya wajib.

* Berilmu *

Seorang wanita mengerjakan sesuatu bukan sekedar ikut-ikutan, melainkan ada menfaat positif yg hendak di perolehnya. Segala hal yg terkait dalam ibadah ataupun dalam  menyatakan pendapat, hendaknya berdasarkan ilmu.

Wanita yg tahu betapa pentingnya illmu, tentu akan terus semangat dalam mencari ilmu. Kapan pun dan dimanapun, wanita tersebut tidak kenal lelah mencari ilmu. Ilmu yg dimiliki seorang wanita nantinya akan sangat menentukan kecerdasaan anaknya. Hal ini dikarenakan, suatu saat nanti setiap wanita tentu menjadi seorang ibu bagi anaknya.

Peran seorang ibu bagi anaknya adalah guru utama dalam kehidupannya. Oleh karena itu, semakin banyak ilmu yg dimilikinya semakin besar pulaq mencetak generasi-generasi berkualitas.

 

* Sederhana *

Kesederhanaan bisa dilihat dari hal kecil, seperti penampilannya. Wanita yg sederhana tidak akan malu jika menggunakan pakaian yg sederhana. Dalam hal ini, sederhana yg dimaksud bukan berarti kotor atau ketinggalan zaman, melainkan pakaian yg kesannya tidak mewah (berlebihan).

Jadi meskipun sederhana menggunakan pakaian yg sederhana tapi masih terlihat cantik dan indah. Wanita sholehah tak jarang ingin tampil sederhana, namun tetap menjaga auratnya. Kesederhanaan bukan hanya terlihat dari penampilan, melainkan juga dari tingkah laku keseharian.

Dalam keseharian wanita yg penuh dengan kesederhanaan tentu akan menjauhi sikap boros. Hal ini dikarenakan ALLAH SWT sangat membenci sikap boros. Namun terkadang sikap boros menjadi tantangan terbesarbagi setiap wanita.

Seorang wanita dituntut bisa berhemat, untuk menjaga kestabilan  ekonomi keluarganya. Tidak heran jika wanita sering disebut sebagai menager keuangan keluarga dalam rumah tangga. Kepintaran wanita dalam mengatur keuangan rumah tangga akan sangat menentukan kondisi perekonomian keluarganya.

 

* Pembantu *

 

Pembantu disini bukan berkonotasi sebagai pelayan rumah tangga. Dalam hal ini, pembantu yg dimaksud adalah seseorang yg selalu berusaha membantu. Tentu membantu disini adalah membantu dalam hal-hal positif.

Seorang wanita hendaknya mempunyai jiwa sosial yg tinggi akan sesama. Dengan begitu, ia bisa senantiasa menebar kasih sayang kapanpun dan dimanapun ia berada. Hal yg terpenting yg harus diketahui ketika tengah menolong hendaknya didasari dengan atas keikhlasan, supaya mendapat pahala dari ALLAH SWT.

 

* Juru Dakwa *

Seorang wanita yg sholehah, bukan hanya mencari ilmu untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk berdakwah sesama. Seharusnya setiap wanita menjadi telasan bagi wanita lainnya dalam menjaga kemuliannya. Setiap wanita juga seharusnya jangan pernah berhenti untuk menyebarkan agama kepada sesama.

Tidak heran jika ungkapan bijak, ” kemajuan bangsa ditentukan oleh kualitas para kaum wanita “. Pada kenyataannya memang seorang wanita bukan hanya sekedar menjadi seorang ibu, melainkan menjadi guru dalamkehidupan anaknya. Seorang ibu mempunyai peran vital dalam menentukan kecerdasaan ankanya. Semakin baik ilmu yg dimiliki seorang ibu, anaknya akan tumbuh menjadi generasi berkualitas.
Jadi seorang wanita mempunyai dua peran dalam keluarga. Pertama menjadi seorang guru bagi anaknya. Kedua, menjadi wanita yg berperan  menjaga kesejukan keluarganya. Kesejukan dalam rumah tangga, tentu menjadi dasar pokok dalam menjaga keharmonisan suatu keluarga.

 

 

Bagi wanita sekarang sudah tahukan bagaimana caranya menjadi wanita yg sholehah. Dan bagi para pria carilah wanita yg pas dalam krakteria yg ada diatas.

Semoga artikel yg ada diatas bermenfaat bagi kita semua yg membaca.

Ada 4 nabi yg masih hidup.

Diantaranya : Khaidir As, Idris As, Ilyas As, dan Isa As.

Dua diantaranya berada di langit dan dua lagi di bumi.
Yang dilangit : Isa As dan Idris As.
Yang dibumi  : Khaidir As dan Ilyas As.

Berikut kisah Nabi yang masih hidup sampai sekarang.

1. Nabi Khaidir As

Pada saat Raja Iskandar Dzul Qarnain pada tahun 322 S. M. berjalan di atas bumi menuju ke tepi bumi, Allah SWT mewakilkan seorang malaikat yang bernama Rofa’il untuk mendampingi Raja Iskandar Dzul Qarnain. Di tengah perjalanan mereka berbincang-bincang, Raja Iskandar Dzul Qarnain berkata kepada malaikat Rofa’il: “Wahai malaikat Rofa’il ceritakan kepadaku tentang ibadah para malaikat di langit ”, malaikat Rofa’il berkata, “Ibadah para mailaikat di langit di antaranya ada yang berdiri tidak mengangkat kepalanya selama-lamanya, dan ada pula yang rukuk tidak mengangkat kepala selama-lamanya ”.

 Kemudian raja berkata, “Alangkah senangnya seandainya aku hidup bertahun-tahun dalam beribadah kepada Allah ”.
Lalu malaikat Rofa’il berkata, “Sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber air bumi, namanya ‘Ainul Hayat’ yang berarti, sumber air hidup. Maka barang siapa yang meminumnya seteguk, maka tidak akan mati sampai hari kiamat atau sehingga ia mohon kepada Allah agar supaya dimatikan ”.
Kemudianya raja bertanya kepada malaikat Rofa’il, “Apakah kau tahu tempat “Ainun Hayat itu?”
Mailaikat Rofa’il menjawab, “Bahwa sesungguhnya Ainun Hayat itu berada di bumi yang gelap ”.
         Setelah raja mendengar keterangan dari malaikat Rofa’il tentang Ainul hayat, maka raja segera mengumpulkan ‘Alim Ulama’ pada zaman itu, dan raja bertanya kepada mereka tentang Ainul Hayat itu, tetapi mereka menjawab, “Kita tidak tahu khabarnya, namun seoarng yang alim di antara mereka menjawab, “ Sesungguhnya aku pernah membaca di dalam wasiat nabi Adam AS, beliau berkata bahwa sesungguhnya Allah meletakkan Ainul Hayat di bumi yang gelap ”.
“Di manakah tempat bumi gelap itu?” tanya raja.
Seorang yang alim menjawab, “Di tempat keluarnya matahari”.
 Kemudian raja bersiap-siap untuk mendatangi tempat itu, lalu raja bertanya kepada sahabatnya. “Kuda apa yang sangat tajam penglihatannya di waktu gelap ?”.

Para sahabat menjawab, “Kuda betina yang perawan”.
Kemudian raja mengumpulkan 1000 ekor kuda betina yang perawan-perawan, lalu raja memilih-milih di antara tentaranya, sebanyak 6000 orang dipilih yang cendikiawan dan yang ahli mencambuk.
       Di antara mereka adalah Nabi Khidir AS, bahkan beliau menjabat sebagai Perdana Menteri. Kemudian berjalanlah mereka dan Nabi Khidir AS berjalan di depan pasukannya dan mereka jumpai dalam perjalanan, bahwa tempat keluarnya matahari itu tepat pada arah kiblat.
     Kemudian mereka tidak berhenti-henti menempuh perjalanan dalam waktu 12 tahun, sehingga sampai ditepi bumi yang gelap itu, ternyata gelapnya itu memancar seperti asap, bukan seperti gelapnya waktu malam. Kemudian seorang yang sangat cendikiawan mencegah Raja masuk ke tempat gelap itu dan tentara-tentaranya, berkata ia kepada raja. ”Wahai Raja, sesungguhnya raja-raja yang terdahulu tidak ada yang masuk tempat yang gelap ini karena tempat yang gelap ini berbahaya. ”
Lalu Raja berkata: ” Kita harus memasukinya, tidak boleh tidak.”
     Kemudian ketika Raja hendak masuk, maka meraka semua membiarkannya. Kemudian Raja berkata kepada pasukannya: ”Diamlah, tunggulah kalian ditempat ini selama 12 tahun, jika aku bisa datang pada kalian dalam masa 12 tahun itu, maka kedatanganku dan menunggu kalian termasuk baik, dan jika aku tidak datang sampai 12 tahun, maka pulanglah kembali ke negeri kalian”.
Kemudian raja bertanya kepada Malaikat Rofa’il: ” Apabila kita melewati tempat yang gelap ini, apakah kita dapat melihat kawan-kawan kita ?”.
“Tidak bisa kelihatan”,jawab malaikat Rofa’il,” akan tetapi aku memberimu sebuah merjan atau mutiara, jika merjan itu ke atas bumi, maka mutiara tersebut dapat menjerit dengan suara yang keras, dengan demikian maka kawan- kawan kalian yang tersesat jalan dapat kembali kepada kalian.”
     Kemudian Raja Iskandar Dzul Qurnain masuk ke tempat yang gelap itu bersama sekelompok pasukannya, mereka berjalan di tempat yang gelap itu selama 18 hari tidak pernah melihat matahari dan bulan, tidak pernah melihat malam dan siang, tidak pernah melihat burung dan binatang liar, sedangkan raja berjalan dengan didampingi oleh Nabi Khidlir AS.
     Di saat mereka berjalan, maka Allah SWT memberi wahyu keapda Nabi Khidlir AS, ”Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di sebelah kanan jurang dan Ainul Hayat ini Aku khususkan untuk kamu ”.
Setelah Nabi Khiadir menerima wahyu tersebut, kemudian beliau berkata kepada sahabat-sahabatnya: “ Berhentilah kalian di tempat kalian masing-masing dan janganlah kalian meninggalkan tempat kalian sehingga aku datang kepada kalian. ”
    Kemudian beliau berjalan menuju ke sebelah kanan jurang, maka didapatilah oleh beliau sebuah Ainul Hayat yang dicarinya itu. Kemudian Nabi Khidlir AS turun dari kudanya dan beliau langsung melepas pakaiannya dan turun ke “Ainul Hayat” (sumber air kehidupan) tersebut, dan beliau terus mandi dan minum sumber air kehidupan tersebut, maka dirasakan oleh beliau airnya lebih manis daripada madu. Setelah beliau mandi dan minum Ainul hayat tersebut, kemudian beliau keluar dari tempat Ainul Hayat itu terus menemui Raja Iskandar Dzulkarnain, sedangkan raja tidak tahu apa yang sedang terjadi pada Nabi
Khidlir AS, tentang melihat Ainul Hayat dan mandi.
    (Menurut riwayat yang diceritakan oleh Wahab bin Munabbah), dia berkata, bahwa Nabi Khidlir AS adalah anak dari bibi Raja Iskandar Dzul Qarnain. Dan raja Iskandar Dzulkarnain keliling di dalam tempat yang gelap itu selama 40 hari, tiba-tiba tampak oleh Raja sinar seperti kilat, maka terlihat oleh Raja, bumi yang berpasir merah dan terdengar oleh raja suara gemercik di bawah kaki kuda, kemudian Raja bertanya kepada Malaikat Rofa’il: “Gemercik ini adalah suara benda apabila seseorang mengambilnya, niscaya ia akan menyesal dan apabila tidak mengambilnya, niscaya ia akan menyesal juga. ”
Kemudian di antara pasukan ada yang membawanya namun sedikit, setelah mereka keluar dari tempat yang gelap itu, ternyata bahwa benda tersebut adalah yakut yang berwarna merah dan jambrut yang berwarna hijau, maka menyesallah pasukan yang mengambil itu karena mengambilnya hanya sedikit, demikianlah pula pasukan yang tidak mengambilnya, bahkan lebih menyesal. Diriwayatkan oleh Ats-tsa’Labi dari: Iman Ali Rodliayllohu ‘ anhu.
A. Cerita ini dikutib dari kitab “ Baidai’iz karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas halaman 166 – 168. Penerbit: Usaha Keluarga s Semarang.
B. Cerita dari Kitab Nuzhatul Majalis Karangan Syeikh Abdul Rohman Ash-Shafuri.
Penerbit Darul Fikri Bairut Halaman 257 – 258.
2. Kisah Nabi Idris Alaihissalam
     Lalu keduanya menerusakan perjalanan sampai empat hari lamanya dan selama itu pula Nabi Idris AS menemukan keanehan yang ada pada Malaikat itu dan Nabi Idris AS bertanya: ”Hai tuan, kamu ini sebenarnya siapa?”,
Malaikat itu menjawab: ”Saya adalah malaikat pencabut nyawa”.
Nabi Idris AS bertanya:” Apakah kamu akan mencabut nyawa manusia?”
Malaikat menjawab:”Ya”,
Nabi Idris AS bertanya: ”Apakah kamu juga mencabut nyawa selama dalam perjalanan bersama saya?”,
Malaikat menjawab: ”Ya, saya telah mencabut beberapa nyawa manusia dan sesungguhnya nyawa manusia itu adalah bagaikan hidangan makanan, sebagai mana kamu menghadapi sesuap makanan saja”.
Nabi Idris AS berkata: ”Dan apakah kamu datang ini untuk mencabut nyawa saya atau sekedar berkunjung?”,
Malaikat menjawab: ”Saya datang hanya untuk berkunjung”,
Nabi Idris AS berkata: ”kalau begitu saya punya hajat kepadamu”,
Malaikat menjawab: ”Hajat apa, hai Nabi Idris?”
Nabi Idris AS berkata: ”Saya ingin agar kamu mencabut nyawa saya, lalu memohonlah kepada Allah untuk menghidupkan saya sehingga saya bisa beribadah kepada Allah sesudah merasakan sakitnya mati”.
Malaikat menjawab: ”Sungguh saya tidak bisa mencabut nyawa seseorang tanpa seijin Allah”.
Lalu Allah SWT berfirman kepada Malaikat: ”Cabutlah nyawa Idris!”.
     Kemudian malaikat itu mencabut nyawa Nabi Idris AS dan matilah Nabi Idris AS lalu Malaikat menangis sambil merendahkan diri untuk memohon kepada Allah SWT agar menghidupkan Nabi Idris AS kembali, kemudian Allah menghidupkan Nabi Idris AS, lalu malaikat bertanya: ”Hai Nabi Idris bagaimana rasanya mati itu?”.
     Nabi Idris AS berkata:”Sungguh rasanya mati itu bagaikan binatang yang dikuliti dalam keadaan masih hidup, sedang rasa mati itu melebihi 100X lipat rasa sakit binatang yang dikuliti dalam keadaan masih hidup”.
Malaikat menjawab:”Hai Nabi Idris, padahal saya mencabut nyawamu itu dengan cara hati-hati dan sangat halus dan ini belum pernah saya lakukan kepada siapapun”.
Nabi Idris AS berkata: ”Saya mempunyai hajat yang lain kepadamu, yaitu ingin melihat neraka jahannam, agar saat melihat itu saya lebih banyak beribadah kepada Allah”.
Malaikat menjawab: ”Sungguh saya tidak bisa masuk neraka jahannam tanpa ada izin dari Allah”, lalu Allah SWT berfirman kepada Malaikat: ”Pergilah kamu bersama Nabi Idris ke neraka jahannam”.
     Kemudian malaikat bersama Nabi Idris AS pergi ke neraka jahannam, maka Nabi Idris AS dapat melihat segala yang dipersiapkan untuk menyiksa di neraka jahannam, lalu keduanya kembali dari neraka jahannam. Nabi Idris AS berkata: ”Saya punya hajat lagi kepada kamu, agar kamu mengajakku pergi ke syurga,dan setelah itu saya akan menjadi hamba yang lebih taat dalam beragama”.
Malaikat berkata: ”Saya tidak bisa masuk syurga tanpa ada ijin dari Allah”.
Lalu Allah AS berfirman: ”Hai Malaikat pergilah kamu bersama Idris ke syurga”.
     Dan keduanya pergi ke syurga dan berhanti di depan pintu syurga, maka Nabi Idris AS dapat melihat segala kenikmatan yang ada dalam syurga, melihat kerajaan yang banyak, melihat anugerah yang banyak dan melihat pepohonan dan buah-buahan yang beraneka macam ragamnya.
Nabi Idris berkata: ”Wahai Malaikat, saya telah merasakan mati, telah melihat segala macam siksaan dalam neraka, lalu mohonlah kepada Allah, agar ia memberi izin saya masuk ke syurga, sehingga saya dapat minum air syurga dan sakit saya menjadi hilang serta terhindar dari neraka jahannam”.
Lalu Allah Berfirman kepada malaikat: ”Masuklah kamu ke syurga bersama Idris”,
kemudian keduanya masuk syurga dan Nabi Idris AS meletakan sandalnya di bawah salah satu pohon di syurga, dan setelah keluar dari syurga.Nabi Idris berkata kepada Malaikat: ”Sungguh sandal saya tertinggal di syurga, maka kembalikan saya ke syurga”,
dan setelah Nabi Idris AS tiba di syurga, Nabi Idris AS tidak mau di ajak keluar, ia ingin tetap tinggal dalam syurga, hingga Malaikat berteriak:”Hai Nabi Idris, keluarlah”,
dan Nabi Idris AS tetap tidak mau keluar, dan berkata: ” Karena Allah telah berfirman”:
     “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati…”(Q.Surat Ali’imran ayat 185), Sedang saya telah merasakan mati. Dan Allah Berfirman: “Dan tidak seorangpun darimu, melainkan mendatangi neraka itu….” (Q.Surat Maryam ayat 71). Dan sungguh saya telah memasuki neraka jahannam, dan Allah juga berfirman: “…….. dan sekali-kali mereka tidak akan di keluarkan dari padanya (syurga)”. (Q.Surat AL Hijr ayat 48)”.
Malaikat berkata: ”Lantas siapa yang akan mengeluarkan mu?”.
Lalu Allah berfirman kapada Malaikat: ”Tinggalkanlah Nabi Idris di syurga, sungguh Aku telah menetapkannya, bahwa ia termasuk ahli syurga”.
kemudian Malaikat itu meninggalkan Nabi Idris AS di syurga dan tetaplah Nabi Idris AS berada dalam syurga untuk selama-lamanya.
3. Kisah Nabi Ilyas Alaihissalam
     Ketika sedang beristirahat datanglah Malaikat kepada Nabi Ilyas AS, Malaikat itu datang untuk menjemput ruhnya. Mendengar berita itu, Nabi Ilyas AS menjadi sedih dan menangis.
“ Mengapa engkau bersedih?” tanya Malaikat maut.
“ Tidak tahulah.” Jawab Nabi Ilyas AS.
“Apakah engkau bersedih karena akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut ?” tanya Malaikat.
“Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali kecuali karena aku menyesal tidak boleh lagi berzikir kepada Allah, sementara yang masih hidup boleh terus berzikir memuji Allah, ” jawab Nabi Ilyas AS.
     Saat itu Allah SWT lantas menurunkan wahyu kepada Malaikat agar menunda pencabutan nyawa itu dan memberi kesempatan kepada Nabi Ilyas AS berzikir sesuai dengan permintaannya. Nabi Ilyas AS ingin terus hidup semata-mata karena ingin berzikir kepada Allah SWT. Maka berzikirlah Nabi Ilyas AS sepanjang hidupnya.
4. Nabi Isa As
      Al-Qur’an menerangkan dalam surat AnNisaa’:157 bahwa Nabi Isa AS tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang Kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah SWT seperti Nabi Isa AS (sebagian ulama berpendapat orang yang diserupakan adalah muridnya yang berkhianat yang bernama Yudas Iskariot) dan karena ucapan mereka:
     “Sesungguhnya kami telah membunuh AlMasih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
(An Nisaa’ : 157)
     Nabi Isa AS diselamatkan oleh Allah SWT dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. AlQur’an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini. ”Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa’ :158).

Subahannallah hanya ALLAH SWT yg mengetahui segala perkara yg ada di dunia maupun yg ada di langit.

 

Orang kaya dermawan itu uda biasa, tapi lain cerita klw orang kurang mampu yang dermawan itu baru luar biasa .

Dia adalah seorang kakek yang bernama Bai Fang Li dan pekerajaannya adalah tukang becak. Dia habiskan waktunya untuk mengayuh pedal becaknya. Mengayuh dan mengayuh memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Kemana saja pelangganayarannya menginginkannya, dengan bayaran seadanya. Tubuhnya tidak perkasa, perawakannya malah kecil untuk ukuran becaknya. Tapi semangatnya luar biasa untuk kerja, dari jam enam setelah melakukan rutinitas ibadahnya dia melalang diatas becaknya untuk mengantar pelanggannya. Dan dia mengakhiri kerja kerasnya pada jam delapan malam.

Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringatbercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.
Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak. Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, di ruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, di ruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng comel dan ada sebuah tempat minum dari kaleng. Dipojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.

Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.

Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.

Ceritanya dimulai saat hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan menggendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu. Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga. Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.

“Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya….” jawab anak itu. “Orang tuamu dimana…?” tanya Bai Fang Li. “Saya tidak tahu…., ayah ibu saya pemulung…. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…” sahut anak itu. Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping. Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu yang tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.

Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak. Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.

Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah cuaca dingin atau dalam panas matahari yang sangat menyengat tubuh kurusnya.

“Tidak apa-apa saya menderita, yang pentingg biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini…,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri. Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu. Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.
Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan……” katanya dengan sendu.
Semua guru di sekolah itu menangis……..

Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta rupiah, jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin. Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan ” Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa”.

Blood Diamond

 

 

 

Ini film salah satu film favorit ane, karna film ini mengisahkan pencarian sebongkah berlian di negara Afrika yaitu Seirra Leone pada tahun 1990-an.

Film ini bukan saja menceritakan tentang pencarian berlian tetapi juga menceritakan tentang seorang ayah yg kehilangan putranya, dan menceritakan tentang seorang tentara bayaran yg jatuh cinta kepada seorang reporter yg sedang meliputi kejadian² yg dialami oleh negara² di Afrika.

 

*Ane kasih singkatan cerita tentang film Blood Diamond*

 

Film “Blood Diamond” secara garis besar menggambarkan tentang pencarian sebuah bongkahan berlian yang langka di sebuah Negara konflik di Afrika, yaitu Sierra Leone pada tahun 1990-an.

Sierra Leone yang pada saat itu merupakan Negara konflik, terdapat suatu perang saudara yang mengakibatkan puluhan ribu rakyat tewas dan mengungsi keluar daerah konflik. Disana terdapat juga pemberontakan yang dilakukan oleh sekelompok pemberontak yang menamakan diri mereka RUF (Revolutionary United Front) yang membelot dari misi pemerintah dan menciptakan perang di kota mereka sendiri. Pemberontak itu menambang berlian yang merupakan kekayaan di Negara itu untuk kemudian digunakan membeli senjata dan membiayai perang sipil. RUF dengan kejam memasuki dan menyerbu penduduk desa suku Mende dan membunuhi mereka. Hal ini membuat Solomon Vandy, seorang nelayan suku Mende berlari berusaha menyelamatkan keluarganya. Akhirnya ia pun tertangkap oleh RUF. Untungnya keluarga Solomon Vandy berhasil selamat dari kekejaman RUF. Komandan RUF memerintahkan prajuritnya memotong tangan para tawanan agar mereka tidak bisa melakukan pemilihan yang diselenggarakan pemerintah. Solomon Vandy yang tadinya tertangkap dan akan dipotong tangannya kemudian dilepaskan untuk kemudian bekerja di pertambangan.

Lolos dari maut, Solomon Vandy malah dipaksa bekerja untuk menambang di pertambangan berlian oleh pemberontak tersebut.

Pada saat menambang inilah Solomon Vandy berhasil menemukan sebuah berlian berukuran lebih besar daripada yang lainnya dan langka. Saat ia berusaha menyembunyikan berlian tersebut, ia ketahuan oleh bos besar RUF. Namun pada akhirnya ia pun berhasil menyelundupkannya di tepi sungai Kono.

Tepat setelah ia berhasil menyembunyikan berlian tersebut, tentara pemerintah datang dan memenjarakannya. Pada saat yang bersamaan, Danny Archer yang merupakan mantan prajurit asal Rhodesia yang bekerja sebagai tentara bayaran pada komandannya Kolonel Coetzee, tertangkap juga akibat penyelundupan berlian di perbatasan Liberia. Ia ditangkap karena berusaha menyelundupkan berlian pada seekor domba.

Di dalam penjara yang sama, bos besar RUF yang ditangkap kemudian meneriaki Solomon Vandy menyembunyikan berlian besar. Saat itulah Danny Archer mengetahui siapa itu seorang Solomon Vandy.

Agar Danny Archer bisa terlepas dari belenggu sang kolonel, Danny berusaha menemukan berlian itu. Dengan informasi yang dia dapat di penjara bahwa Solomon Vandy mengetahui keberadaan berlian itu, maka Danny pun meminta petunjuk keberadaan berlian itu kepada Solomon dan menyepakati keluarga Solomon sebagai gantinya.

Danny Archer yang pada saat itu bekerjasama dalam bidang bisnis berlian dengan pengusaha besar bernama Van De Kaap di London, berusaha untuk mendapatkan berlian itu.

Dalam usahanya menemukan berlian tersebut, Danny Archer pun kemudian bertemu dengan Maddy Bowen, seorang wartawati asal Amerika yang berusaha mendapatkan informasi tentang Blood Diamond dan keadaan konflik di Afrika khususnya di Sierra Leone.

Maddy menjadikan Danny sebagai sumber beritanya yang tahu banyak tentang perdagangan ilegal berlian yang dilakukan pengusaha besar Van De Kaap.

Sementara itu juga, Danny memanfaatkan Solomon Vandy untuk menemukan berlian itu. Dalam pencarian itu pun mau tak mau mereka harus melewati daerah konflik, berurusan dengan darah dan bahkan membunuh.

Dia, putra sulung Solomon Vandy yang ditangkap saat usaha pelariannya kemudian menjadi salah satu anggota RUF akibat pencucian otak dan doktrin yang dilakukan oleh bos besar RUF. Dia Vandy pun menjadi salah satu pembunuh yang kejam dibawah asuhan RUF.

Masih dalam usaha pencarian berlian, Solomon dan Danny pun akhrinya bertemu dengan Dia di sebuah kamp milik RUF. Aksi tembak-menembak pun tak terelakkan manakala pertemuan ayah dan anak itu terjadi. Saat pertemuan itu, Solomon pun kembali tertangkap oleh bos besar RUF. Hal ini kembali memaksa Solomon  untuk memberitahukan keberadaan berlian itu. Namun, helikopter pasukan Amerika dibawah kendali kolonel Coetzee pun datang, setelah melakukan kontak dengan Danny. Akibatnya, markas pertambangan RUF pun berhasil dikepung.

Setelah mengepung semuanya, kolonel Coetzee pun mengancam Solomon dengan putranya agar menunjukkan keberadaan berlian itu. Saat akan ditunjukkan, Danny merampas pistol salah satu prajurit itu dan terjadilah baku tembak yang menewaskan kolonel Coetzee dan prajuritnya. Danny sendiri tak luput dari tembakan yang membuatnya kehilangan banyak darah.

Akhirnya berlian tersebut pun ditemukan, dan mereka kemudian berusaha untuk membawanya pergi dari incaran prajurit Amerika lainnya.

Setelah helikopter jemputan datang, maka Danny yang saat itu kehabisan darah akibat tertembak membiarkan Solomon Vandy dan anaknya Dia Vandy untuk pergi membawa berlian itu.

Di akhir cerita, dengan bantuan Mandy Bowen sang jurnalis, Solomon  Vandy melakukan pertemuan dengan agen penjualan berlian Van De Kaap bernama Simmons. Pada pertemuan itu pun menghasilkan satu perjanjian. Solomon Vandy mau menyerahkan berlian itu dengan harga

£ 2.000.000 dan keluarganya. Pertukaran itu pun sah dan Solomon Vandy kembali berkumpul bersama keluarganya.

Pada Januari 2003, 40 negara menandatangani “The Kimberley Process” yaitu usaha untuk menangani konflik berlian. Tetapi berlian illegal masih tetap menemukan jalan menuju pasar. Sierra Leone pun damai. Masih ada 200.000 prajurit anak di Afrika.

 

Aktor dan Aktris dalam film ini.

– Sierra Leone

– Negara-negara G8

– Liberia

– Amerika Serikat

Aktor lainnya dalam film tersebut (individu):

– Danny Archer (Rhodesia) (Leonardo DiCaprio)

– Solomon Vandy (Sierra Leone) (Djimon Hounsou)

– Maddy Bowen (Amerika Serikat) (Jennifer Connelly)

– Kolonel Coetzee (Amerika Serikat) (Arnold Voslo)

– Nabil (Rhodesia) (Jimi Mistry)

– Dia Vandy (Sierra Leone) (Kagiso Kuypers)

– Bos besar RUF (Sierra Leone)

– Benjamin Margai (Sierra Leone) (Basil Wallace)

7 Simbol Setan

1. Isis’s crescent moon (Bulan Sabit Isis)

Isis's crescent moon

Isis's crescent moon

Melengkapi pembahasan Mata Horus, bulan sabit digunakan sebagai simbolisasi dari Isis. Identitas lainnya adalah Diana, sang Ratu Surga. Kitab-kitab kuno mengkisahkan riwayat keturunannya berasal dari cucu Nuh bernama Cush. Ia menikahi seorang perempuan jahat bernama Semiramis yang kelak menjadi ratu Babylonia.
Di dalam dunia mistik sesat, ada beberapa bentuk dari perempuan jahat ini, di antaranya: Venus, Ashtoreth, Diana, Isis. Simbol setan sering dikaitkan dengan persoalan hubungan seks yang tak lazim. Di bawah sinar bintang dan rembulan, upacara ritual ini melibatkan para pengikutnya menikmati seks satu sama lain atas nama setan.
Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.

2. Eye of Horus

eye-horus

Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna ‘Maha Tahu’ dan ‘Maha Melihat’. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid.Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno.
Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama ‘Mahkota Atef’. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi toh ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.

3. Scarab

scrab

Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat.

Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah “Dung” (maaf, tahi!). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan.
Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.

4. Tanduk Unicorn

tanduk unicorn

Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah “tanduk Italia”, “tongkat sihir peri” atau “tongkat Leprechaun”.
Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.

5.  Hexagram

hexagram

Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata ‘Hex’ berasal dari lambang ini.
Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi.
Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat lima sosok setan besar berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram.
Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi “Yin” dan “Yang”. Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.

6. Pentgram

pentagram

Simbol ini sering digunakan oleh para tukang sihir perempuan dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan tukang sihir perempuan percaya bahwa Lucifer berarti “putra sang pagi”. Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang ‘malaikat penerang’ dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan.
Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang “bertanduk”. Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.

7. Ankh

ankh

ankh

Masih banyak lagi simbol²

Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.

Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.

Sebenarnya masih banyak simbol² setan yg ada di dunia ini. Tetapi saya hanya menampilkan tujuh simbol yg sering kita jumpain.

Bentuk buah ini unik. Bulat lonjong dengan tonjolan kulit mirip duri atau tanduk. Warnanya kuning menyala dan daging buahnya berwarna hijau segar. Tampilan yang unik dan cantik ini masih ditambah rasa yang unik pula.

 

Penampilan buah ini mirip buah melon besarnya hanya saja bulat panjang. Yang menjadi ciri khas buah asal Afrika ini adalah tanduk atau duri yang ada di beberapa bagian kulitnya. Mirip buah naga tetapi lebih besar. Umumnya warna kulitnya kuning oranye dengan daging buah berwarna hijau segar.
Karena bentuknya yang unik, kiwano punya berbagai nama julukan, sebut saja African horned cucumber, jelly melon, hedged gourd, juga ada yang menyebut mentimun bertanduk, atau labu lindung. Di bagian tenggara Amerika Serikat, kiwano disebut blowfish fruit karena bentuknya mirip ikan buntal.
Jika dipotong maka akan terlihat daging buah yang berair dan segar. Rasanya seperti campuran antara jeruk, jeruk nipis, dan mentimun namun ada sedikit jejak rasa rasa pisang. Teskturnya lunak dan ringan di mulut, dan bijinya halus putih seperti timun dan aman dimakan. Buah ini selain dimakan begitu saja, dibuat jus atau dipotong sebagai hiasan kue dan dessert.
Buah yang disebut ‘Gakachika’ di Zwimbawe ini dapat tumbuh secara alami di ladang maupun semak-semak. Tak heran jika orang banyak meninggalkannya di ladang, agar bisa tumbuh dan dipanen lagi pada musim berikutnya. Pertumbuhan buah yang sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu ini paling baik dikembangbiakkan saat musim panas. Kiwano kini dikembangkan di California, Chile, Australia, dan Selandia Baru.
Dalam kelompok tumbuhan kiwano tergolong keluarga jenis timun, labu, melon dan semangka. Secara nutrisi Kiwano kaya akan serat, vitamin A dan vitamin C. Kandungan nutrisi ini berkhasiat melancarkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Di Indonesia buah yang sudah tersedia dan bibitnya di toko pertanian hanya saja jenis yang hijau kulitnya.

Sai Baba dari Shardi

a. Sebab Musabab Kelahiran.

Di sebuah desa bernama Pathri yang terletak di wilayah Nizam, tinggal sepasang suami istri yang taat bernama Ganggabhava dan Devagiriamma. Sang istri adalah bhakta setia Dewi Gauri (Pendamping Dewa Shiva, yang disebut pula Dewi Parvathi). Suaminya, Ganggabhava adalah bhakta setia Dewa Shiva. Mereka tidak mempunyai anak. Hal ini membuat mereka tidak terlalu memikirkan masalah duniawi. Mereka menghabiskan waktu dengan melakukan pemujaan kepada Dewa Shiva dan Dewi Parvathi. Ganggabhava menjalankan perahu sebagai mata pencahariannya. Saat itu musim hujan dan air sungai meluap. Karena khawatir perahunya akan terbawa banjir bila tidak diawasai, Ganggabhava memberitahu istrinya bahwa ia akan pergi ke sungai dan akan tinggal di sana semalam untuk menjaga perahunya. Sang istri menyiapkan makan malam untuk suaminya pada jam 7 malam dan setelah suaminya pergi ia pun menyelesaikan makan malamnya sendiri.

Sekitar jam 9 malam, seorang mengetuk pintu. Karena mengira bahwa suaminya yang datang dan dengan bertanya-tanya mengapa suaminya pulang begitu cepat, ia membuka pintu dengan segera. Seorang lelaki tua berdiri di depan pintu. Lelaki tua itu kemudian melangkah masuk ke dalam rumah dan berkata. “Oh Ibu, di luar sangat dingin. Apakah engkau mau berbaik hati memberi sedikit tempat bagi saya untuk bermalam disini?” Dengan kebaikan hatinya, ia menyiapkan kasur, memberikannya kepada lelaki tua itu dan mengantarkannya ke suatu tempat di beranda untuk tidur. Devagiriamma masuk ke kamarnya sendiri, menutup pintunya dan berbaring. Tapi tak lama kemudian lelaki tua itu mengetuk pintu kembali. Ketika ia membuka pintu, lelaki tua itu berkata, “Oh, Ibu yang baik hati, saya merasa lapar. Bolehkah saya minta nasi sedikit untuk dimakan?” Karena ia tidak menemukan sesuatu yang berarti kecuali sedikit beras tumbuk di dapurnya, ia menyiapkan sedikit makanan dengan susu asam dan memberikannya kepada lelaki tua itu, ia pun kembali ke kamarnya, menutup pintu dan bersiap untuk tidur. Belum lama waktu berlalu, lelaki tua itu mengetuk pintu kembali. Ketika ia membuka pintu, lelaki tua itu berkata, “Oh Ibu, kaki saya sakit. Maukah engkau berbaik hati untuk memijatnya sebentar saja?”

Wanita itu terkejut. Ia lalu pergi ke ruang pemujaan, bersimpuh di kaki arca Dewi Parvathi dan menangis, “Oh Ibu Yang Mahasuci, ujian berat apakah yang Kau berikan padaku ini? Apa yang harus aku lakukan sekarang? Tolong selamatkanlah aku dari keadaan yang sulit ini.” Beberapa saat kemudian ia mulai tenang. Ia mendapatkan ide untuk meminta seseorang yang bisa dibayar untuk memijat tamunya. Usahanya sia-sia dan ia pun kembali dengan putus asa. Tiba-tiba ada ketukan di pintu samping. Ketika pintu di buka, seorang wanita masuk ke dalam rumah dan berkata,”Ibu, sepertinya engkau datang ke rumah saya untuk meminta bantuan guna merawat seseorang lelaki tua di sini. Saya datang ke sini untuk menawarkan bantuan.” Devagiriamma sangat bergembira karena ternyata doanya telah di jawab. Ia mengantar wanita itu ke beranda dan meninggalkannya dengan lelaki tua itu dan kemudian ia kembali ke kamarnya sendiri.

Tak lama kemudian, sekali lagi, pintu kamar diketuk. Karena sekarang ada seoarang wanita lain di rumah, Devagiriamma membukakan pintu tanpa rasa ragu. Ia mendapatkan Dewa Shiwa dan Dewi Gauri berdiri dengan cahaya gemerlap. Ternyata lelaki tua dan seorang wanita tadi tak lain adalah Dewa Shiwa dan Dewi Gauri yang sedang yang menyamar untuk menguji kesetiaan Devagiriamma. Hati Devagiriamma dipenuhi rasa bahagia dan ia menyentuh kaki mereka. Dewi Gauri berkata,”Aku menganugerahkanmu seorang anak lelaki yang akan memberikan kemuliaan bagi keturunanmu dan juga seorang anak perempuan sehingga engkau bisa memperoleh punyam dengan menikahkannya dengan seseoarang. Devagiriamma menyentuh kaki Dewa Shiva. Dewa Shiva pun berkata,”Anak-Ku sayang, Aku sangat terkesan dengan bhaktimu. Aku sendiri akan lahir sebagai manusia dalam diri anakmu yang ketiga.” Setelah mengatakan hal itu mereka pun menghilang. Devagiriamma sangat gembira. Ketika fajar tiba, suaminya pulang dan mendengar istrinya tentang segala hal yang terjadi, suaminya enggan mempercayainya.

Waktu terus berjalan dan Devagiriamma pun mengandung. Seperti yang sudah diperkirakan, ia melahirkan bayi laki-laki. Satu tahun kemudian ia melahirkan seorang anak perempuan. Ganggabhava menyadari bahwa dua peristiwa yang disebutkan oleh istrinya sudah menjadi kenyataan. Sekarang ia mulai percaya bahwa Dewa Shiva dan Dewi Parvathi sungguh-sungguh memberi istrinya darshan (penampakan ilahi). Ia berkata kepada istrinya, “Engkau sangat beruntung, saya tidak.”

b. Kelahiran.

Pikiran itu sangat dalam tertanam di benaknya. Seiring berjalanya waktu ia memutuskan melakukan tapa agar dapat memperoleh darshan (penampakan ilahi) Dewa Shiva dan Dewi Parvathi. Ia memutuskan untuk pergi ke hutan dan melanjutkan pencarian spiritualnya. Walau Devagiriamma sedang hamil anak ketiga, karena kesetiannya ia memutuskan untuk ikut menemani suaminya. Dalam perjalanan ke hutan ia melahirkan seorang bayi laki-laki tepat di bawah pohon banyan pada hari Senin tanggal 28 September 1838 Masehi. Devagiriamma membungkus bayinya dengan sepotong kain sari, meninggalkannya dan pergi mengikuti suaminya ke hutan.

c. Masa Kecil Sampai Dewasa.

Ada seorang Sufi Fakir tinggal di desa sekitar hutan tersebut. Ia tidak mempunyai anak laki-laki. Ia menemukan bayi yang terbuang itu dan membawanya pulang. Ia senang karena merasa Allah telah memberikannya seorang bayi. Dari tahun 1838-1842 Masehi, anak itu tumbuh di rumah Fakir. Setelah Fakir meninggal, istrinya yang kemudian mengasuh anak lelaki itu. Shirdi Baba memiliki beberapa kebiasaan di masa kecilnya, ia akan pergi ke kuil Hindu dan berteriak, “Akulah Allah” dan “Allah Malik Hai” (Tuhanlah Yang Mahakuasa). Di sisi lain ia pergi ke Masjid, menangis dan berkata, ‘“Rama adalah Tuhan” dan “Shiva adalah Allah” Karena kelakuanya itu, pemeluk dari umat Hindu dan Muslim tersebut mengeluh kepada istri Fakir. Ia mengalami kesulitan mengasuh anak lelaki itu dengan benar. Ia kemudian membawa anaknya ke seorang terpelajar dan memiliki ashram yang bernama Venkusa. Dari tahun 1842-1851, anak lelaki itu diasuh oleh Venkusa. Ia mengasuhnya dengan kasih sayang dan perhatian. Hal tersebut membuat kecemburuan dan kedengkian pada penghuni lain yang juga tinggal di ashram Venkusa. Suatu hari ia pergi meninggalkan ashram dan mengembara dari satu tempat ke tempat lain selama beberapa tahun.

Sai Baba dari Shirdi

 

d. Pemberian nama Sai.

Dalam pengembaraanya, ia sampai ke desa yang bernama Dhupkeda. Selama ia tinggal di sana, ada acara pernikahan di desa itu di rumah Chand Bhai Patel.  Bhagat Mahalsapati melihat keilahian Fakir muda itu dan menyambutnya dengan “Ya Sai” (Selamat Datang Sai). Orang-orang lainnya juga menyebutnya dengan nama Sai dan sejak itu dikenal dengan nama Sai Baba. Nama “Sai Baba” merupakan kombinasi kata dari bahasa Persia dan India. Sāī (Sa’ih) dalam bahasa Persia merupakan sinonim dari kata Brahmajnani (bahasa sangsekerta) artinya orang yang telah mencapai Realisasi Diri. Sai juga dapat berarti Tuhan sedangkan Baba adalah kata dalam bahasa Inido-Arya yang merujuk pada sebutan hormat untuk bapak, kakek, orang yang dituakan. Nama Sai Baba merujuk pada makna “Bapa Suci”

Setelah mengikuti acara pernikahan itu, si Fakir muda mengembara ke Desa Shirdi pada tahun 1857. Ia tinggal di sana sampai ia wafat tahun 1918. Disana ia tinggal di Mesjid Dwarakamayi. Di masjid tersebut ia mulai mengajar umat Hindu dan Muslim.

e. Mahasamadhi (Meninggalkan Tubuh Fisiknya).

Menjelang akhir hidupnya, Sai Baba dari Shirdi berpesan kepada bhakta kesayangnya Dixit, Abdullah dan Sarada Devi. Ia berpesan bahwa ia akan bereinkarnasi kembali 8 tahun setelah Mahasamadhi (meninggalkan tubuh fisiknya) di wilayah Andhra (India Selatan) dan ia akan berinkarnasi dengan nama yang sama, Sai Baba. Nama kesayangannya adalah Sathyam.

Sai Baba pun kemudian Mahasamadhi pada 15 Oktober, 1918 pukul 2:30 sore. Dia mengambil Mahasamadhi di pangkuan salah satu pengikutnya dan kemudian dimakamkan di “Booty Wada” sebagaimana keinginannya. Kemudian sebuah tempat suci dibangun di tempat itu dan kemudian dikenal sebagai Samadhi Mandir. Hari saat Shirdi Baba mahasamadhi adalah hari yang sangat suci bagi umat Hindu dan bagi umat Islam dimana festival Hindu Dassera dan hari raya Muslim, Muharram telah datang pada hari yang sama. Ini juga merupakan tanda kebesarannya sebagaimana orang-orang percaya bahwa jiwa-jiwa mulia meninggalkan bumi pada beberapa hari suci datang sekaligus.

Makam Sai Baba Shirdi

 

f. Penegasan Janji.

Setelah Shirdi Baba mahasamadhi, para pengikutnya merasa sangat sedih. Pengikut setianya yang bernama Abdullah sangat cemas dengan keadaan ini. Dia akan menghabiskan begitu banyak waktu di Samadhi Mandir dengan kesedihan. Suatu hari Shirdi Baba menampakkan dirinya secara fisik kepada Abdullah dan berkata: “Abdullah, samadhi mandir hanyalah untuk tubuh, tetapi siapa yang sebenarnya mampu memakamkan Aku? Aku bersifat kekal. Aku akan berinkarnasi di Andhra (India Selatan) setelah delapan tahun”. Setelah berkata seperti itu, Shirdi Baba kemudian menghilang. Dengan kata-kata tersebut Abdullah menjadi tenang.

Ayu_Emi

Seperti yang telah kita ketahui, ada 12 shio yang melambangkan binatang. Shio itu adalah shio tikus, sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Tahukah kenapa harus binatang-binatang tersebut yang masuk dalam 12 shio binatang? Di Jepang ada legenda yang menceritakan tentang asal usul shio binatang.

Dahulu kala, ada Dewa yang tinggal di puncak pegunungan. Ceritanya bermula pada saat sebelum tahun baru. Sebelum tahun baru, Sang Dewa mengirim surat kepada seluruh binatang untuk datang ke tempat tinggalnya pada saat tahun baru karena akan dipilih 12 binatang yang paling tercepat datang untuk dijadikan sebagai jenderal Sang Dewa. Para binatang menyambut undangan dari Sang Dewa dengan gembira. Sayangnya ada binatang yang tidak menerima surat dari Sang Dewa yaitu kucing, tetapi si kucing menerima informasi surat tersebut dari si tikus. Si tikus yang licik memberi tahu si kucing bahwa semua binatang harus berkumpul di tempat sang dewa pada…

Lihat pos aslinya 311 kata lagi

Shio Ular

 

4 Februari 1905

S/D 24 Januari 1906
23 Januari 1917 S/D 10 Februari 1918
10 Februari 1929 S/D 29 Januari 1930
27 Januari 1941 S/D 14 Februari 1942
14 Februari 1953 S/D 2 Februari 1954
2 Februari 1965 S/D 20 Januari 1966
18 Februari 1977 S/D 6 Februari 1978
6 Februari 1989 S/D 26 Januari 1990
26 Januari 2001 S/D 13 Februari 2002

Pembawaan yang menarik dan perlente atau anggun, selalu coba ditampilkan orang kelahiran Shio Ular. Ia memang senang keindahan dan mempunyai rasa humor yang tinggi. Ia bisa sukses dalam hidup, berkat kemahirannya mengatur waktu, bijaksana hampir dalam segala hal serta selalu penuh perhitungan.

Ia teguh pula pendiriannya, tak mudah goyah oleh apapun juga. Ia dikenal berintuisi tajam, pendapatnya selalu masuk akal, lagi pula kata-katanya enak didengar. Ia juga bisa bertindak cepat dan gemar berfilsafat serta nampak terpelajar.

Sayangnya orang Shio Ular tampak pelit seolah ia tega melihat orang menderita. Padahal orang-orang Shio Ular senantiasa memberikan pertolongan dengan perhitungan. Caranya tidak langsung memberi uang tetapi memberi pekerjaan yang bisa mendatangkan uang.

Bakat-bakat yang cocok bagi Shio Ular:
Dosen, Penulis, ahli pikir, juri, psikiater , politikus, diplomat, astrolog.

CATATAN MENURUT BINTANG:
Jika Shio Ular Berbintang:
Capricorn: Ular yang ahli pikir. Orangnya cerdas dan sedikit menyukai abstrak
Aquarius: Ular kebathinan. Suka memperhatikan intuisi unsur-unsur spritual
Pisces: Ular air yang menghendaki ketenangan dan kedamaian
Aries: Ular phyton, tidak boleh diganggu
Taurus: Ular berbisa, berbahaya bila diusik
Gemini: Ular yang suka rebut, tidak boleh disakiti
Cancer: Ular penidur, malas dan main gampang
Leo: Ular yang penuh energi, rajin dan teguh.
Virgo: Ular yang baik hati, suka menolong
Libra: Ular sopan dan manis yang disukai.
Scorpio: Ular berbisa, suka menyeleweng dan penyendiri
Sagitarius: Ular yang mantap. Ia dapat kaya, tapi tidak menemui kesulitan.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya