Ini film salah satu film favorit ane, karna film ini mengisahkan pencarian sebongkah berlian di negara Afrika yaitu Seirra Leone pada tahun 1990-an.

Film ini bukan saja menceritakan tentang pencarian berlian tetapi juga menceritakan tentang seorang ayah yg kehilangan putranya, dan menceritakan tentang seorang tentara bayaran yg jatuh cinta kepada seorang reporter yg sedang meliputi kejadian² yg dialami oleh negara² di Afrika.

 

*Ane kasih singkatan cerita tentang film Blood Diamond*

 

Film “Blood Diamond” secara garis besar menggambarkan tentang pencarian sebuah bongkahan berlian yang langka di sebuah Negara konflik di Afrika, yaitu Sierra Leone pada tahun 1990-an.

Sierra Leone yang pada saat itu merupakan Negara konflik, terdapat suatu perang saudara yang mengakibatkan puluhan ribu rakyat tewas dan mengungsi keluar daerah konflik. Disana terdapat juga pemberontakan yang dilakukan oleh sekelompok pemberontak yang menamakan diri mereka RUF (Revolutionary United Front) yang membelot dari misi pemerintah dan menciptakan perang di kota mereka sendiri. Pemberontak itu menambang berlian yang merupakan kekayaan di Negara itu untuk kemudian digunakan membeli senjata dan membiayai perang sipil. RUF dengan kejam memasuki dan menyerbu penduduk desa suku Mende dan membunuhi mereka. Hal ini membuat Solomon Vandy, seorang nelayan suku Mende berlari berusaha menyelamatkan keluarganya. Akhirnya ia pun tertangkap oleh RUF. Untungnya keluarga Solomon Vandy berhasil selamat dari kekejaman RUF. Komandan RUF memerintahkan prajuritnya memotong tangan para tawanan agar mereka tidak bisa melakukan pemilihan yang diselenggarakan pemerintah. Solomon Vandy yang tadinya tertangkap dan akan dipotong tangannya kemudian dilepaskan untuk kemudian bekerja di pertambangan.

Lolos dari maut, Solomon Vandy malah dipaksa bekerja untuk menambang di pertambangan berlian oleh pemberontak tersebut.

Pada saat menambang inilah Solomon Vandy berhasil menemukan sebuah berlian berukuran lebih besar daripada yang lainnya dan langka. Saat ia berusaha menyembunyikan berlian tersebut, ia ketahuan oleh bos besar RUF. Namun pada akhirnya ia pun berhasil menyelundupkannya di tepi sungai Kono.

Tepat setelah ia berhasil menyembunyikan berlian tersebut, tentara pemerintah datang dan memenjarakannya. Pada saat yang bersamaan, Danny Archer yang merupakan mantan prajurit asal Rhodesia yang bekerja sebagai tentara bayaran pada komandannya Kolonel Coetzee, tertangkap juga akibat penyelundupan berlian di perbatasan Liberia. Ia ditangkap karena berusaha menyelundupkan berlian pada seekor domba.

Di dalam penjara yang sama, bos besar RUF yang ditangkap kemudian meneriaki Solomon Vandy menyembunyikan berlian besar. Saat itulah Danny Archer mengetahui siapa itu seorang Solomon Vandy.

Agar Danny Archer bisa terlepas dari belenggu sang kolonel, Danny berusaha menemukan berlian itu. Dengan informasi yang dia dapat di penjara bahwa Solomon Vandy mengetahui keberadaan berlian itu, maka Danny pun meminta petunjuk keberadaan berlian itu kepada Solomon dan menyepakati keluarga Solomon sebagai gantinya.

Danny Archer yang pada saat itu bekerjasama dalam bidang bisnis berlian dengan pengusaha besar bernama Van De Kaap di London, berusaha untuk mendapatkan berlian itu.

Dalam usahanya menemukan berlian tersebut, Danny Archer pun kemudian bertemu dengan Maddy Bowen, seorang wartawati asal Amerika yang berusaha mendapatkan informasi tentang Blood Diamond dan keadaan konflik di Afrika khususnya di Sierra Leone.

Maddy menjadikan Danny sebagai sumber beritanya yang tahu banyak tentang perdagangan ilegal berlian yang dilakukan pengusaha besar Van De Kaap.

Sementara itu juga, Danny memanfaatkan Solomon Vandy untuk menemukan berlian itu. Dalam pencarian itu pun mau tak mau mereka harus melewati daerah konflik, berurusan dengan darah dan bahkan membunuh.

Dia, putra sulung Solomon Vandy yang ditangkap saat usaha pelariannya kemudian menjadi salah satu anggota RUF akibat pencucian otak dan doktrin yang dilakukan oleh bos besar RUF. Dia Vandy pun menjadi salah satu pembunuh yang kejam dibawah asuhan RUF.

Masih dalam usaha pencarian berlian, Solomon dan Danny pun akhrinya bertemu dengan Dia di sebuah kamp milik RUF. Aksi tembak-menembak pun tak terelakkan manakala pertemuan ayah dan anak itu terjadi. Saat pertemuan itu, Solomon pun kembali tertangkap oleh bos besar RUF. Hal ini kembali memaksa Solomon  untuk memberitahukan keberadaan berlian itu. Namun, helikopter pasukan Amerika dibawah kendali kolonel Coetzee pun datang, setelah melakukan kontak dengan Danny. Akibatnya, markas pertambangan RUF pun berhasil dikepung.

Setelah mengepung semuanya, kolonel Coetzee pun mengancam Solomon dengan putranya agar menunjukkan keberadaan berlian itu. Saat akan ditunjukkan, Danny merampas pistol salah satu prajurit itu dan terjadilah baku tembak yang menewaskan kolonel Coetzee dan prajuritnya. Danny sendiri tak luput dari tembakan yang membuatnya kehilangan banyak darah.

Akhirnya berlian tersebut pun ditemukan, dan mereka kemudian berusaha untuk membawanya pergi dari incaran prajurit Amerika lainnya.

Setelah helikopter jemputan datang, maka Danny yang saat itu kehabisan darah akibat tertembak membiarkan Solomon Vandy dan anaknya Dia Vandy untuk pergi membawa berlian itu.

Di akhir cerita, dengan bantuan Mandy Bowen sang jurnalis, Solomon  Vandy melakukan pertemuan dengan agen penjualan berlian Van De Kaap bernama Simmons. Pada pertemuan itu pun menghasilkan satu perjanjian. Solomon Vandy mau menyerahkan berlian itu dengan harga

£ 2.000.000 dan keluarganya. Pertukaran itu pun sah dan Solomon Vandy kembali berkumpul bersama keluarganya.

Pada Januari 2003, 40 negara menandatangani “The Kimberley Process” yaitu usaha untuk menangani konflik berlian. Tetapi berlian illegal masih tetap menemukan jalan menuju pasar. Sierra Leone pun damai. Masih ada 200.000 prajurit anak di Afrika.

 

Aktor dan Aktris dalam film ini.

– Sierra Leone

– Negara-negara G8

– Liberia

– Amerika Serikat

Aktor lainnya dalam film tersebut (individu):

– Danny Archer (Rhodesia) (Leonardo DiCaprio)

– Solomon Vandy (Sierra Leone) (Djimon Hounsou)

– Maddy Bowen (Amerika Serikat) (Jennifer Connelly)

– Kolonel Coetzee (Amerika Serikat) (Arnold Voslo)

– Nabil (Rhodesia) (Jimi Mistry)

– Dia Vandy (Sierra Leone) (Kagiso Kuypers)

– Bos besar RUF (Sierra Leone)

– Benjamin Margai (Sierra Leone) (Basil Wallace)